Selasa, 11 Oktober 2016

KATA PENGANTAR
Rasa syukur yang dalam tim penyusun sampaikan kehadirat ALLAH SWT, karena berkat rahmat dan hidayah-Nya makalah ini dapat penulis selesaikan sesuai yang diharapkan. Dalam makalah ini penulis akan membahas mengenai “tentang sumber dari segala sumber kejahatan dan kebaikan atau akhlak mulia”.
Makalah ini dibuat sebagai tugas Mata Kuliah Filsafat. Tim Penyusun sangat menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna. Meskipun penulis telah berusaha melakukan yang terbaik dalam penulisan makalah ini, karenanya kritik dan saran sangat tim penyusun harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Dalam proses penulisan makalah ini tim penyusun banyak menerima bantuan dari berbagai pihak:
Ø  Kepada kerabat yang telah mendo’akan dan selalu mendukung tim penyusun dalam kegiatan yang sedang dilakukan.
Ø  Kepada Dosen pengampu Mata Kuliah Filsafat, Prof. Dr.Z.S.Nainggolan yang telah memberikan  tugas sehingga tim penyusun bisa menyelesaikanya.
Ø  Kepada teman-teman pascasarjana uniat yang memberi kritik dan saran.
Kami sampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya, semoga Allah membalas semua kebaikan dan kebarokahan. Semoga makalah ini bermanfaat bagi para pembaca.

Jakarta , 10 Oktober 2016

Tim Penyusun
DAFTAR ISI
Kata Pengantar
Daftar isi
BAB I             PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
B. Rumusan Masalah
C. Tujuan Penulisan
D. Manfaat Penulisan
BAB II                       PEMBAHASAN
1. Sumber dari segala sumber kejahatan
a. Pengertian Syirik
b. Macam Syirik
2. Sumber dari segala sumber kebaikan atau Akhlak mulia
a. Pengertian Tauhid
BAB III          PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Saran
Daftar Pustaka

BAB 1
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Manusia mempunyai pilihan hidup dalam melakukan perbuatan di lingkungan sehari-hari. Pilihan hidup untuk berbuat kejahatan yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain. Begitu juga dalam berbuat kebaikan atau akhlak mulia, manusia bisa melaksanakan atau tidak perintah dan larangan Allah. Yang pada dasarnya semua perbuatan manusia pasti ada balasanya dari Allah.
Tatkala Rasullah berdakwah/menyampaikan wahyu, memberikan hikmah ( ilmu pengetahuan dan luas) mensucikan dan memberikan keteladanan akhlak mulia dan umat manusia, maka diantara umat manusia banyak yang kafir ( yang mengingkari dan musrik serta banyak pula yang beriman dan beramal soleh.[1] Hal38
Mengapa perbuatan syirik yang menjadi sumber dari segala sumber kejahatan dan kerusakan di muka bumi ini,   bukan setan atau iblis dan bukan pula hawa nafsu? Setan atau iblis bukan sumber dari segala sumber kejahatan dan kerusakan di muka bumi ini karena syetan hanyalah aktor (pemain atau pelaku utama) dalm menggoda dan menyesatkan manusia. Dalam kaitan ini Allah berfirman :  (Qs. Al-Baqarah : 34)

Hawa nafsu juga bukan sumber dari segala sumber kejahatan. Mengapa? Karena hawa nafsu itu diperlukan oleh manusia. Manusia memerlukan hawa nafsu (keinginan) untuk makan, untuk tidur dan hawa nafsu seksual umpamanya. Kalau manusia tidak memiliki semua keinginan (hawa nafsu) tersebut diatas, tentu manusia berusaha atau berobat supaya kembali normal /memilikinya. [2]Hal 55
Sebaliknya, apakah sumber dari segala sumber kebaikan atau akhlak mulia itu? Atau apa strategi untuk memulai kebangkitan, to build the world a new. Sumber dari segala sumber kebaikan adalah tauhid dan strategi untuk membangun satu dunia baru harus berdasar pada tauhid dan dalam operasional ( cara kerjanya ) adalah dengan benar-benar bersyahadat. Mengapa? Sebab tauhid berarti mengesakan yaitu menjadikan Allah satu-satunya Tuhan. Satusatunya yang dipentingkan sedemikian rupa, sehingga manusia itu membiarkan dirinya hanya dikuasai oleh Allah (Sunatullah).[3]
B. Rumusan Masalah
Dari landasan latar belakang masalah, dalam pembahasan makalah ini pemakalah membatasi pembahasanya sebagai berikut :
1. Apakah yang menjadi sumber dari segala sumber kejahatan?
2. Apakah yang menjadi sumber dari segala sumber kebaikan atau akhak mulia?
C. Tujuan Penulisan
Penulisan makalah ini bertujuan :
1.      Mengetahui sumber dari segala sumber kejahatan?
2.      Mengetahui sumber dari segala sumber kebaikan atau akhlak mulia?
D. Manfaat penulisan
Dalam menyelesaikan makalah ini yang berjudul sumber dari segala sumber kejahatan dan kebaikan, pemakalah mengharapkan penulisan ini dapat:
1.      Memberikan manfaat keilmuan dalam dunia pendidikan bagi para pencari ilmu filsafat.
2.      Menambah wawasan umum dan ilmu filsafat islam dalam menghadapi tantangan perkembangan ilmu pendidikan.
3.      Menjadi bahan referensi bagi pemakalah dalam menyusun makalah selanjutnya yang lebih rapi dan sistematis.



[1] Nainggolan, Z.S. DR. Inilah Islam , Hikmah Falsafah dan Ke Esaan Allah, Kalam Mulia, Jakarta, Jilid I, 1985. h.38

[2] Nainggolan, Z.S. DR. Inilah Islam , Hikmah Falsafah dan Ke Esaan Allah, Kalam Mulia, Jakarta, Jilid I, 1985.h 55
[3] Ibid., h.56.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar