Jumat, 14 Oktober 2016

Rahasia di balik rahasia

Berikut adalah catatan singkat kajian ba’da maghrib di masjid Daarut Tauhid Bandung, Kamis 21 April 2016
Mohon maaf karena keterbatasan penulis (yang mendengarkan kajian) tidak mencantumkan nama ustadz yang menyampaikan, kitab yang digunakan maupun penulis kitab tersebut
Pun berdasarkan catatan pendek ini, kembali ditulis ulang berdasarkan ingatan dan interpretasi penulis yang sangat terbatas.
___
Dari kajian ba’da maghrib ini, yang dibahas adalah tafsir surat Ali-Imran ayat 190-195, yang menekankan pada hikmah ciptaan Allah yang begitu besar yang harus ditafakkuri oleh manusia. Kita sebagai manusia, takkan pernah selesai menafakkuri ciptaan-Nya, bahkan dari hanya sebuah siwak yaitu kayu kering yang menjadi sunnah Nabi. Intinya, yang hanya kita ketahui hanyalah sedikit -kita lebih banyak tidak tahu.

Berlanjut pada bahasan dari sebuah kitab, tentang enam rahasia dibalik enam rahasia Allah. Diantaranya bisa dijabarkan sebagai berikut : 
1. Keutamaan kasih sayang Allah di dalam ketaqwaan hambaNya.
Apakah keutamaan amal yang akan paling utama, sehingga Allah benar-benar akan menyayangi kita ? Apalah shalat, bersedekah, berpuasa, berhaji, berbuat baik ? Tidak ada yang benar-benar tahu apa yang paling utama. Karena itulah, maka kerjakan saja semua amal itu dengan taqwa karena kita tak pernah tahu amal mana yang akan Allah pilihkan sebagai keutamaan taqwa dari masing-masing kita kelak di Yaumil Akhir.
2. Kemurkaan Allah di dalam maksiat hambaNya.
Apakah maksiat yang paling dibenci Allah ? Apakah berzina, korupsi, berbohong ? Tidak ada yang benar-benar tahu apa yang paling dibenci. Karena itulah, maka jauhilah segala maksiat itu agar kita tidak dimurkai olehNya.
3. Orang mulia diantara hamba-hambaNya.
Di dunia ini, apakah kita tahu orang yang dimuliakan olehNya ? Apakah ada ciri-ciri khususnya ? Apakah kemuliaan itu disandarkan pada harta dan tahta ? sayangnya, tidak. Ternyata, Allah sengaja menyembunyikan orang yang dimuliakanNya diantara hamba-hambaNya, maka dengan itu tidak ada yang pernah tahu pasti seperti apa ciri-ciri orang mulia. Hikmah dari rahasia ini adalah kita sudah sepatutnya memperlakukan siapapun dengan baik meskipun misalnya ia tak berharta dan bertahta, karena siapa tahu orang yang tampak biasa-biasa itu adalah orang yang mulia di sisiNya. Begitupun ketika kita di suatu majelis, hendaknya kita meminta doa pada orang-orang di majelis itu karena bisa jadi pada majelis itu ada orang yang doanya dimustajabkan oleh Allah. 
4. Hari Lailatul Qadar di bulan Ramadhan. 
Siapakah yang mengetahui hari dimana akan turunnya keutamaan yang lebih dari ibadah seribu bulan yaitu Lailatul Qadar ? Tak pernah ada yang mengetahui secara pasti, kecuali Allah saja. Meskipun banyak ulama yang memperkirakan bahwasanya hari itu akan muncul pada hari ganjil di sepertiga terakhir bulan Ramadhan, tetap saja tidak ada yang tahu kapan hari itu akan turun. Hikmahnya adalah semestinya kita tetap beribadah secara penuh dan paripurna di sepanjang bulan Ramadhan, tidak hanya memfokuskan pada sepertiga bulan terakhir saja. 
5. Kematian di dalam umur. 
Tak ada yang bisa memastikan hari kematiannya, kecuali Allah. Sudah banyak contohnya, bahwa umur tua tidak menjamin segera mati, begitupun umur muda yang tak lekas mati. Adalah rahasia kematian yang tak menggubris umur. Hendaknya kita senantiasa beribadah di sepanjang umur kita untuk mempersiapkan kematian, tidak menunggu umur semakin menua. 
6. Shalat yang utama diantara shalat lima waktu. 
Siapakah yang dapat dengan jelas mengetahui, shalat yang mana yang paling utama diantara yang lima ? Apakah shubuh, dzuhur, ashar, maghrib atau isya ? Tidak ada yang tahu pasti kecuali Allah. Meskipun dalam beberapa dalil dimunculkan bahwa shalat subuh dan shalat isya lah yang termasuk paling utama, karena bila umat Islam meninggalkan kedua shalat itu maka ia termasuk dicap munafik oleh Allah. Namun kiranya kita dapat memahami bahwa kita harus mengerjakan shalat lima waktu itu secara paripurna setiap harinya, apalagi ditambah dengan keutamaan shalat berjamaah. 

Disarikan secara bebas, 
    SEMBILAN PERKARA YANG DIRAHASIAKAN OLEH ALLAH SWT KEPADA UMATNYA

Segala sesuatu pasti punya rahasia yang tersimpan serta memiliki kandungan hikmah tersendiri dibalik setiap rahasia tak terkecuali Allah SWT juga memiliki beberapa rahasia yang tidak diberitahukan kepada  umatnya atau hanya orang orang yang terpilih saja yang diberitahu atau bahkan hanya tanda tandanya saja .
Berikut penjelasan dari Sayidina Umar tentang Sembilan perkara yang dirahasiakan allah kepada Umatnya , diantaranya adalah :

1.        Ridho Allah SWT yang tersimpan dalam perbuatan to’at .

Allah SWT merahasiakan dimana keridhoanya dalam perbuatan To’at sehingga manusia tidak tahu  perbuatan to’at yang mana yang didalamnya terdapat ridho Allah SWT  . sehingga manusia mau berusaha mencari ridho allah dalam setiap perbuatan toat kepada Allah dan tidak mengecilkan perbuatan to’at lainya meskipun itu seoleh olah hanya perbuatan kecil .

2.       Murka Allah SWT yang tersimpan dalam perbuatan ma’siat .

Selain merahasiakan ridhonya didalan perbuatan to’at , Allah SWT juga merahasiakan murkanya pada tiap tiap perbuatan ma’siat sehingga tidak diketahui dima’siat yang mana murka Allah tersimpan agar manusia berhati hati serta menjahui perbuatan ma’siat yang menjadikan murka Allah SWT .

3.         Turunya Lailatul Qodar pada bulan Ramadhan .

Malam lailatul qodar merupakan salah satu rahasia Allah yang tidak bisa dipastikan ditanggal berapa atau hari apa malam lailatul qodar akan turun , karena banyaknya fadhilah serta keutamaan yang terdapat dalam lailatul qodar dimana pahala dimalam tersebut dilipat gandakan menjadi 1000 malam maka oleh Allah malam tersebut dirahasiakan supaya umat manusia mau mencari dan berusaha menemukan malam tersebut seraya melaksanakan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah pada tiap malam dibulan ramadhan .

4.         Allah merahasiakan walinya ( sifat kewalian seseorang ).

Diantara perkara yang menjadi rahasia Allah adalah wali wali Allah . oleh karenanya tidak setiap orang bisa mengatakan seseorang adalah seorang wali karena itu rahasia Allah dengan demikian sifat kewalian bisa dinisbatkan kepada siapa saja yang dikehendaki Allah dan tidak seorang pun yang dapat mengetahuinya kecuali orang orang yang dikehendaki Allah . hal tersebut karena dikhawatirkan terjadinya penghinaan yang dilakukan terhadap kekasih Allah , karena kekasih Allah tidak tentu dari golongan orang yang terhormat dalam kedudukan dunia .

5.         Kematian

Mati merupakan satu peristiwa yang pasti terjadi pada setiap mahkluk yang beryawa , namun kapan dan dimana merupakan salah satu dari rahasia yang tidak seorangpun mengetahuinya . dengan demikian kita akan menyiapkan bekal untuk menyambut datangnya hari tersebut karena kematian layak untuk siapa saja tanpa batas umur , jabatan , dan derajat seseorang .

6.         Sholat Wustho ( salah satu sholat lima waktu yang paling utama )

Allah SWT mewajibkan kepada umatnya sholat lima waktu dari kelima sholat wajib tersebut ada salah satu yang diunggulkan mengalahkan yang lainnya yang di beri istilah sholat wustho , namun diantara magrib, isya’ , subuh , zhuhur dan ashar mana yang dinamakan sholat wustho wallahu a’lam , hal tersebut dilakukan supaya manusia yang ingin mendapatkan keutamaan yang lebih harus mencari dimana sebenarnya istilah tersebut dikaitkan dengan menjalankan seluruh 
kewajiban sholat yang dibebankan yaitu lima waktu .

7.         Asma’ul A’dhom

Sesuai dengan perintah Allah SWT dalam al Qur’an yang memerintahkan kepada  umatnya untuk berdo’a dengan wasilah Al Asma’ul Husna . sesuai dengan firman Allah SWT dalam surat Al A’raf :

ولله الأسماء الحسنى فادعوه بها" [الأعراف: 180 (
Bagi Allah nama nama yang bagus maka berdo’alah kepada Allah dengan Asma’ul Husna

Dengan dirahasiaknya Asma’ul A’dhom dari Asma’ul Husna maka manusia tidak akan pilih pilih membaca asma’ul husna karena dari semua asma’ul husna menyimpan rahasia terdapatnya asma’ul  a’dhom .

8.         Waktu Mustajabah dihari Jum’at

Sebagaimana hadits Rosulullah SAW tentang keutamaan hari jumat yang diantaranya adalah terdapat satu waktu yang mustajabah sehingga barang siapa berdo’a pada waktu tersebut maka akan dikabulkan permintaanya ,

أتاني جبريل وفي يده كالمرآة البيضاء فيها كالنكتة السوداء فقلت يا جبريل ما هذه قال الجمعة قال قلت وما الجمعة قال لكم فيها خير قال قلت وما لنا فيها قال يكون عيدا لك ولقومك من بعدك ويكون اليهود والنصارى تبعا لك قال قلت وما لنا فيها قال لكم فيها ساعة لا يوافقها عبد مسلم يسأل الله فيها شيئا من الدنيا والآخرة هو له قسم إلا أعطاه إياه أو ليس بقسم إلا ادخر له عنده ما هو أفضل منه أو يتعوذ به من شر هو عليه مكتوب إلا صرف عنه من البلاء ما هو أعظم منه.......
Jibril pernah mendatangiku, dan di tangannya ada sesuatu seperti kaca putih. Di dalam kaca itu, ada titik hitam. Aku pun bertanya, “Wahai Jibril, ini apa?” Beliau menjawab, “Ini hari Jumat.” Saya bertanya lagi, “Apa maksudnya hari Jumat?” Jibril mengatakan, “Kalian mendapatkan kebaikan di dalamnya.” Saya bertanya, “Apa yang kami peroleh di hari Jumat?” Beliau menjawab, “Hari jumat menjadi hari raya bagimu dan bagi kaummu setelahmu. Sementara, orang Yahudi dan Nasrani mengikutimu (hari raya Sabtu–Ahad).” Aku bertanya, “Apa lagi yang kami peroleh di hari Jumat?” Beliau menjawab, “Di dalamnya, ada satu kesempatan waktu; jika ada seorang hamba muslim berdoa bertepatan dengan waktu tersebut, untuk urusan dunia serta akhiratnya, dan itu menjadi jatahnya di dunia, maka pasti Allah kabulkan doanya. Jika itu bukan jatahnya maka Allah simpan untuknya dengan wujud yang lebih baik dari perkara yang dia minta, atau dia dilindungi dan dihindarkan dari keburukan yang ditakdirkan untuk menimpanya, yang nilainya lebih besar dibandingkan doanya.” 
(H.r. Ibnu Abi Syaibah, Thabrani dalam Al-Ausath, Abu Ya’la dalam Al-Musnad )

Hikmah dirahasiakanya waktu mustajabah supaya manusia terus dan terus berusaha menemukan waktu tersebut dengan amal ibadah yang terus bertambah dan bertambah .

9.         Sab’al Masaani

Sab’al matsani merupakan satu istilah ayat atau surat yang dirahasiakan oleh Allah yang memiliki keistimewaan lebih dengan ayat atau surat lainya , sebagaimana waktu mustajab dihari jumat untuk bisa menemukan sab’al matsani tersebut kita juga harus sering menghatamkan al qur’an .

Demikian sembilan perkara yang dirahasiakan Allah kepada Mahluknya semoga bermanfaat bagi kita semua amin .


Referensi :

Nashoihul Ibad Hal : 43 - 44 cetakan Nurul Huda Surabaya 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar