Berikut adalah catatan singkat kajian ba’da maghrib di masjid
Daarut Tauhid Bandung, Kamis 21 April 2016
Mohon maaf karena keterbatasan penulis (yang mendengarkan
kajian) tidak mencantumkan nama ustadz yang menyampaikan, kitab yang digunakan
maupun penulis kitab tersebut
Pun berdasarkan catatan pendek ini, kembali ditulis ulang
berdasarkan ingatan dan interpretasi penulis yang sangat terbatas.
___
Dari
kajian ba’da maghrib ini, yang dibahas adalah tafsir surat Ali-Imran ayat
190-195, yang menekankan pada hikmah ciptaan Allah yang begitu besar yang harus
ditafakkuri oleh manusia. Kita sebagai manusia, takkan pernah selesai menafakkuri
ciptaan-Nya, bahkan dari hanya sebuah siwak yaitu kayu kering yang menjadi
sunnah Nabi. Intinya, yang hanya kita ketahui hanyalah sedikit -kita lebih
banyak tidak tahu.
Berlanjut
pada bahasan dari sebuah kitab, tentang enam rahasia dibalik enam rahasia
Allah. Diantaranya bisa dijabarkan sebagai berikut :
1.
Keutamaan kasih sayang Allah di dalam ketaqwaan hambaNya.
Apakah
keutamaan amal yang akan paling utama, sehingga Allah benar-benar akan
menyayangi kita ? Apalah shalat, bersedekah, berpuasa, berhaji, berbuat baik ?
Tidak ada yang benar-benar tahu apa yang paling utama. Karena itulah, maka
kerjakan saja semua amal itu dengan taqwa karena kita tak pernah tahu amal mana
yang akan Allah pilihkan sebagai keutamaan taqwa dari masing-masing kita kelak di
Yaumil Akhir.
2.
Kemurkaan Allah di dalam maksiat hambaNya.
Apakah
maksiat yang paling dibenci Allah ? Apakah berzina, korupsi, berbohong ? Tidak
ada yang benar-benar tahu apa yang paling dibenci. Karena itulah, maka jauhilah
segala maksiat itu agar kita tidak dimurkai olehNya.
3.
Orang mulia diantara hamba-hambaNya.
Di
dunia ini, apakah kita tahu orang yang dimuliakan olehNya ? Apakah ada
ciri-ciri khususnya ? Apakah kemuliaan itu disandarkan pada harta dan tahta ?
sayangnya, tidak. Ternyata, Allah sengaja menyembunyikan orang yang
dimuliakanNya diantara hamba-hambaNya, maka dengan itu tidak ada yang pernah
tahu pasti seperti apa ciri-ciri orang mulia. Hikmah dari rahasia ini adalah
kita sudah sepatutnya memperlakukan siapapun dengan baik meskipun misalnya ia
tak berharta dan bertahta, karena siapa tahu orang yang tampak biasa-biasa itu
adalah orang yang mulia di sisiNya. Begitupun ketika kita di suatu majelis,
hendaknya kita meminta doa pada orang-orang di majelis itu karena bisa jadi
pada majelis itu ada orang yang doanya dimustajabkan oleh Allah.
4.
Hari Lailatul Qadar di bulan Ramadhan.
Siapakah
yang mengetahui hari dimana akan turunnya keutamaan yang lebih dari ibadah
seribu bulan yaitu Lailatul Qadar ? Tak pernah ada yang mengetahui secara
pasti, kecuali Allah saja. Meskipun banyak ulama yang memperkirakan bahwasanya
hari itu akan muncul pada hari ganjil di sepertiga terakhir bulan Ramadhan,
tetap saja tidak ada yang tahu kapan hari itu akan turun. Hikmahnya adalah
semestinya kita tetap beribadah secara penuh dan paripurna di sepanjang bulan
Ramadhan, tidak hanya memfokuskan pada sepertiga bulan terakhir saja.
5.
Kematian di dalam umur.
Tak
ada yang bisa memastikan hari kematiannya, kecuali Allah. Sudah banyak
contohnya, bahwa umur tua tidak menjamin segera mati, begitupun umur muda yang
tak lekas mati. Adalah rahasia kematian yang tak menggubris umur. Hendaknya
kita senantiasa beribadah di sepanjang umur kita untuk mempersiapkan kematian,
tidak menunggu umur semakin menua.
6.
Shalat yang utama diantara shalat lima waktu.
Siapakah
yang dapat dengan jelas mengetahui, shalat yang mana yang paling utama diantara
yang lima ? Apakah shubuh, dzuhur, ashar, maghrib atau isya ? Tidak ada yang
tahu pasti kecuali Allah. Meskipun dalam beberapa dalil dimunculkan bahwa
shalat subuh dan shalat isya lah yang termasuk paling utama, karena bila umat
Islam meninggalkan kedua shalat itu maka ia termasuk dicap munafik oleh Allah.
Namun kiranya kita dapat memahami bahwa kita harus mengerjakan shalat lima
waktu itu secara paripurna setiap harinya, apalagi ditambah dengan keutamaan
shalat berjamaah.
Disarikan secara bebas,
SEMBILAN PERKARA YANG
DIRAHASIAKAN OLEH ALLAH SWT KEPADA UMATNYA
Segala sesuatu pasti punya rahasia yang
tersimpan serta memiliki kandungan hikmah tersendiri dibalik setiap rahasia tak
terkecuali Allah SWT juga memiliki beberapa rahasia yang tidak diberitahukan
kepada umatnya atau hanya orang orang yang terpilih saja yang diberitahu
atau bahkan hanya tanda tandanya saja .
Berikut penjelasan dari Sayidina Umar
tentang Sembilan perkara yang dirahasiakan allah kepada Umatnya , diantaranya
adalah :
1. Ridho Allah SWT yang
tersimpan dalam perbuatan to’at .
Allah SWT merahasiakan dimana
keridhoanya dalam perbuatan To’at sehingga manusia tidak tahu perbuatan
to’at yang mana yang didalamnya terdapat ridho Allah SWT . sehingga
manusia mau berusaha mencari ridho allah dalam setiap perbuatan toat kepada
Allah dan tidak mengecilkan perbuatan to’at lainya meskipun itu seoleh olah
hanya perbuatan kecil .
2. Murka
Allah SWT yang tersimpan dalam perbuatan ma’siat .
Selain merahasiakan ridhonya didalan
perbuatan to’at , Allah SWT juga merahasiakan murkanya pada tiap tiap perbuatan
ma’siat sehingga tidak diketahui dima’siat yang mana murka Allah tersimpan agar
manusia berhati hati serta menjahui perbuatan ma’siat yang menjadikan murka
Allah SWT .
3. Turunya Lailatul Qodar
pada bulan Ramadhan .
Malam lailatul qodar merupakan salah
satu rahasia Allah yang tidak bisa dipastikan ditanggal berapa atau hari apa
malam lailatul qodar akan turun , karena banyaknya fadhilah serta keutamaan
yang terdapat dalam lailatul qodar dimana pahala dimalam tersebut dilipat
gandakan menjadi 1000 malam maka oleh Allah malam tersebut dirahasiakan supaya
umat manusia mau mencari dan berusaha menemukan malam tersebut seraya
melaksanakan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah pada tiap malam dibulan
ramadhan .
4. Allah merahasiakan
walinya ( sifat kewalian seseorang ).
Diantara perkara yang menjadi rahasia
Allah adalah wali wali Allah . oleh karenanya tidak setiap orang bisa
mengatakan seseorang adalah seorang wali karena itu rahasia Allah dengan
demikian sifat kewalian bisa dinisbatkan kepada siapa saja yang dikehendaki
Allah dan tidak seorang pun yang dapat mengetahuinya kecuali orang orang yang
dikehendaki Allah . hal tersebut karena dikhawatirkan terjadinya penghinaan
yang dilakukan terhadap kekasih Allah , karena kekasih Allah tidak tentu dari
golongan orang yang terhormat dalam kedudukan dunia .
5. Kematian
Mati merupakan satu peristiwa yang pasti
terjadi pada setiap mahkluk yang beryawa , namun kapan dan dimana merupakan
salah satu dari rahasia yang tidak seorangpun mengetahuinya . dengan demikian
kita akan menyiapkan bekal untuk menyambut datangnya hari tersebut karena
kematian layak untuk siapa saja tanpa batas umur , jabatan , dan derajat
seseorang .
6. Sholat Wustho ( salah
satu sholat lima waktu yang paling utama )
Allah SWT mewajibkan kepada umatnya
sholat lima waktu dari kelima sholat wajib tersebut ada salah satu yang
diunggulkan mengalahkan yang lainnya yang di beri istilah sholat wustho , namun
diantara magrib, isya’ , subuh , zhuhur dan ashar mana yang dinamakan sholat
wustho wallahu a’lam , hal tersebut dilakukan supaya manusia yang ingin
mendapatkan keutamaan yang lebih harus mencari dimana sebenarnya istilah
tersebut dikaitkan dengan menjalankan seluruh
kewajiban sholat yang dibebankan yaitu
lima waktu .
7. Asma’ul A’dhom
Sesuai dengan perintah Allah SWT dalam
al Qur’an yang memerintahkan kepada umatnya untuk berdo’a dengan wasilah
Al Asma’ul Husna . sesuai dengan firman Allah SWT dalam surat Al A’raf :
ولله الأسماء الحسنى
فادعوه بها" [الأعراف: 180 (
Bagi Allah nama nama yang bagus maka
berdo’alah kepada Allah dengan Asma’ul Husna
Dengan dirahasiaknya Asma’ul A’dhom dari
Asma’ul Husna maka manusia tidak akan pilih pilih membaca asma’ul husna karena
dari semua asma’ul husna menyimpan rahasia terdapatnya asma’ul a’dhom .
8. Waktu Mustajabah
dihari Jum’at
Sebagaimana hadits Rosulullah SAW
tentang keutamaan hari jumat yang diantaranya adalah terdapat satu waktu yang
mustajabah sehingga barang siapa berdo’a pada waktu tersebut maka akan
dikabulkan permintaanya ,
أتاني جبريل وفي يده
كالمرآة البيضاء فيها كالنكتة السوداء فقلت يا جبريل ما هذه قال الجمعة قال قلت
وما الجمعة قال لكم فيها خير قال قلت وما لنا فيها قال يكون عيدا لك ولقومك من
بعدك ويكون اليهود والنصارى تبعا لك قال قلت وما لنا فيها قال لكم فيها ساعة لا
يوافقها عبد مسلم يسأل الله فيها شيئا من الدنيا والآخرة هو له قسم إلا أعطاه إياه
أو ليس بقسم إلا ادخر له عنده ما هو أفضل منه أو يتعوذ به من شر هو عليه مكتوب إلا
صرف عنه من البلاء ما هو أعظم منه.......
Jibril pernah mendatangiku, dan di
tangannya ada sesuatu seperti kaca putih. Di dalam kaca itu, ada titik hitam.
Aku pun bertanya, “Wahai Jibril, ini apa?” Beliau menjawab, “Ini hari Jumat.”
Saya bertanya lagi, “Apa maksudnya hari Jumat?” Jibril mengatakan, “Kalian
mendapatkan kebaikan di dalamnya.” Saya bertanya, “Apa yang kami peroleh di
hari Jumat?” Beliau menjawab, “Hari jumat menjadi hari raya bagimu dan bagi
kaummu setelahmu. Sementara, orang Yahudi dan Nasrani mengikutimu (hari raya
Sabtu–Ahad).” Aku bertanya, “Apa lagi yang kami peroleh di hari Jumat?” Beliau
menjawab, “Di dalamnya, ada satu kesempatan waktu; jika ada seorang hamba
muslim berdoa bertepatan dengan waktu tersebut, untuk urusan dunia serta
akhiratnya, dan itu menjadi jatahnya di dunia, maka pasti Allah kabulkan
doanya. Jika itu bukan jatahnya maka Allah simpan untuknya dengan wujud yang
lebih baik dari perkara yang dia minta, atau dia dilindungi dan dihindarkan
dari keburukan yang ditakdirkan untuk menimpanya, yang nilainya lebih besar
dibandingkan doanya.” (
(H.r. Ibnu Abi Syaibah, Thabrani
dalam Al-Ausath, Abu Ya’la
dalam Al-Musnad )
Hikmah dirahasiakanya waktu mustajabah
supaya manusia terus dan terus berusaha menemukan waktu tersebut dengan amal
ibadah yang terus bertambah dan bertambah .
9. Sab’al Masaani
Sab’al matsani merupakan satu istilah
ayat atau surat yang dirahasiakan oleh Allah yang memiliki keistimewaan lebih
dengan ayat atau surat lainya , sebagaimana waktu mustajab dihari jumat untuk
bisa menemukan sab’al matsani tersebut kita juga harus sering menghatamkan al
qur’an .
Demikian sembilan perkara yang dirahasiakan
Allah kepada Mahluknya semoga bermanfaat bagi kita semua amin .
Referensi :
Nashoihul Ibad Hal : 43 - 44 cetakan
Nurul Huda Surabaya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar